Terjemahkan Saja

karena banyak ilmu tersebar di seberang sana

RubyKaigi2008 : Diskusi dengan penemu Ruby, Yukihiro Matsumoto  

Diterjemahkan dari : http://www.infoq.com/news/2008/07/rubykaigi-interview-with-matz

RubyKaigi 2008 adalah sebuah konferensi Ruby tahunan yang diselenggarakan oleh Komite Eksekutif Japan Ruby Kaigi 2008 yang diselenggarakan di Tsukuba, Jepang dari tanggal 20-22 Juni 2008. Artikel ini berdasarkan terjemahan dari InfoQ Jepang (artikel bahasa inggrisnya juga berasal dari terjemahan, red )

Tema konferensi ini adalah “perbedaan”. Sekarang ini kita tidak hanya melihat berkembangnya Matz’s Ruby Interpreter, tetapi juga beberapa proyek lainnya seperti JRuby ataupun IronRuby, keduanya paling kompatibel dengan Ruby yang telah ditemukan oleh Matz. Kita juga telah melihat Ruby telah diadopsi oleh beberapa pengguna skala enterpise, dan itulah mengapa “Business Day” tambahan seringkali diselenggerakan di hari jum’at untuk memperkenalkan Ruby bagi kalangan enterprise

Sebuah diskusi pada hari pertama konferensi antara Yukihiro “matz” Matsumoto dan Eihiro Saishu tentang “Bagaiamana cara kita menggunakan Ruby pada system berskala Enterprise” telah dilakukan. Eihiro Saishu adalah CEO dari EC-one, sebuah perusahaan perangkat lunak yang telah mengembangkan beberapa aplikasi yang menggunakan Java dan Ruby. Dia juga penemu Ruby Business Commons, sebuah komunitas yang mempromosikan penggunaan Ruby dalam skala enterprise

Topik pertama berbicara tentang alasan-alasan mengapa adopsi Ruby pada skala enterprise masih terhitung rendah. Beberapa perusahaan besar masih enggan untuk mengizinkan developer-nya menggunakan Ruby karena merasa Ruby masih baru dan belum mempunyai masa depan yang jelas

Eihiro Saishu berkata: “pada masa sekarang ini, sudah banyak Aplikasi yang dibuat menggunakan Java, tetapi sekali saya menggunakan Ruby, saya memperhatikan ada perubahan yang signifikan terutama dalam motivasi dan peningkatan produktivitas. Nilai penjualan Aplikasi yang kami buat menggunakan Ruby sekarang diperkirakan mendekati 4 juta yen (kira2 Rp 340 juta, red)

Matz lalu mengomentari “Pengguna di daerah perkotaan seperti Tokyo sedikit fanatik dengan bahasa pemrograman apa yang digunakan, sementara itu pengguna di daerah pinggiran seperti kota kelahiran saya Shimane biasanya tidak terlalu peduli bahasa pemrograman apa yang digunakan, yang penting bahasa tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka, dan jika mereka tidak punya permintaan yang spesifik, saya akan selalu mengembangkan aplikasi menggunakan Ruby dari sekarang dan sampai 10 tahun ke depan

Matz dan Eihiro Saishu setuju bahwa masalah kecepatan yang dialami Ruby biasanya datang dari pustaka/program lain, seperti lambatnya koneksi ke database atau javascript, tetapi sebetulnya tidak ada masalah sama sekali bagi Ruby itu sendiri, Matz juga menambahkan bahwa “sangat mengecewakan melihat orang-orang memvonis Ruby sebagai bahasa pemrograman yang lambat tanpa orang-orang tersebut belum meneliti lebih jauh. Namun walau bagaimanapun juga, dia juga mengakui bahwa “Kita tidak dapat menolak fakta bahwa bahasa pemrograman ruby lebih lambat ketimbang bahasa lain seperti Java”

Selanjutnya mereka mendiskusikan peran para Programmer Ruby, dimulai dengan peluncuran the Ruby Association Certified Ruby Programmer certification. Sertifikasi tingkat pertama, Silver sekarang telah tersedia, selanjutnya akan diikuti oleh tingkatan yang lebih tinggi seperti Gold dan Platinum yang akan tersedia kemudian

Matz berkata “Sebetulnya, kita tidak memerlukan satu sertifikasi pun”, lalu dia melanjutkan “tetapi sangat beralasan juga bagi programmer untuk mengambil sertifikasi supaya dapat mengukur kompetensinya secara objektif”. Eihiro Saishu menambahkan: “Jika programmer Ruby terus bertambah, programmer yang menggunakan Ruby di tempat kerjanya juga akan bertambah. Ini berarti secara relatif nilai bagi programmer Ruby pun akan berkurang.” Matz menambahkan bahwa Perusahaan di Amerika Serikat telah meraih banyak uang dikarenakan penambahan produktivitas setelah menggunakan Ruby, dan itu hanya masalah waktu saja bagi perusahaan Jepang untuk mengimplementasikan hal yang sama dan mengambil keuntungan dari hal yang sama pula

Matz percaya bahwa Ruby sekarang sama dengan posisi Java pada 10 tahun lalu, ketika orang-orang sangat bersemangat tentangnya. “tetapi sepertinya semangat itu mulai luntur. Saya berencana untuk meningkatkan kualitas Ruby dan akan meningkatkan sisi positif Ruby, dan di saat bersamaan menghindari sisi negatif yang telah menimpa Java. Nah dengan begitu saya berharap Ruby akan menjadi sesuatu yang tetap menggairahkan bagi para programmer

Hari pertama juga berisi pengenalan tentang sesi untuk promosi dan sesi untuk komunitas yang dibawakan oleh Chad Fowler dan Rich Kilmer.

Bagian kedua RubyKaigi 2008 juga membicarakan tentang target standarisasi Ruby, Rencana Ruby 1.9 dan Fitur-fitur lainnya yang akan diimplementasikan pada masa yang akan datang

The article has

no responses yet

Written by Admin

July 9th, 2008 at 6:00 pm

Horeee Tulisan Pertama  

Terus terang sudah lama saya ingin mencoba ngeblog yang disediakan oleh penyedia lokal, dan syukurlah pada hari ini, hal itu telah menjadi kenyataan. Sesuai dengan tag pada blog ini, saya berencana untuk memposting artikel-artikel terjemahan saya sendiri yang bertopik seputar bidang ICT (Internet & Communication Technology). Tujuannya selalin mengasah kemampuan bahasa inggris saya yang masih amburadul, juga karena banyak ilmu yang tersebar di seberang sana yang sulit diakses bagi mereka yang tidak bisa berbahasa inggris

Akhir kata selamat menikmati dan semoga saya bisa konsisten untuk menerjemahkan tulisan tulisan bermutu, Hanya untuk anda

The article has

3 responses

Written by Admin

July 9th, 2008 at 10:18 am

Posted in [Bukan Terjemahan]